Anatomi sinus maksilaris
Sinus maksilaris disebut juga “antrum of highmore”. Mrupakan struktur yang berpasangan dengan tempat yang paing besar pada bagian maksila dan merupakan gambaran cerminan sau sama lain. Antrum maksilaris mengandung udara dan dibatasi oleh mucoperioteum dengan selembar epitel pseudostratified ciliata columnar.- Bentuk : pyramid dengan basis secara medial mengarah ke dinding lateral hidung dan apeks secara lateral mengarah ke prosessus zigomaticus maksila
- Ukuran : bervariasi, tinggi hingga 3,5 cm, lebar 2,5 cm dan anteroposterior 3,2 cm
- Hiatus semilunaris: membuka ke dalam meatus media rongga hidung di bagian bawah hiatus semilunaris
- Atap : dibentuk oleh dasar orbita dan dilintasi oleh nervus infraorbital.
- Lantai/dasar :melengkung dan dibentuk oleh prosessus alveolaris maksila dan terlentang sekitar 1 cm di bawah dasar hidung. Dasar/lantai sinus dapat terdiri oleh septum tulang tidak lengkap yang berada di antara akar gigi geligi, khususnya daerah posterior rongga sinus.
- Dinding medial dikelilingi oleh rongga hidung, dinding medial biasanya lebih konveks ke arah sinus
- Dinding posterior : berhubungan dengan fossa pterygopalatina. Dinding posterior secara posterior ke arah fossa infra temporalis
- Dinding lateral berhubungan dengan zigomaticum dan pipi
- Dinding anterior berhubungan dengan fossa canina ditekan oleh pipi ada permukaan anterior maksila dan konveks ke arah inferior sinus
- Anatomi radiologis : antrum terlihat sebagai kavitas radiolusen pada maksila dengan margin atau dinding yag jelas dan radiooaque kortikal
- Suplai pembuluh arteri : arteri facial, infraorbita dan arteri palatinus mayor
- Pembuluh darah vena : ke dalam vena fasial dan plexus pterygoideus
- Limfatik : ke dalam nodus submandibula
- Suplai nervus : oleh nervus infraorbital dan prosessus alveolaris anterior; anterior, media; dan posterior
Sumbser: Ghom Anil G. Textbook of oral
medichine. Ed. 2. Nutech: Jaypee
Brothers Medical Publisher. 2010. Hal. 678
Comments
Post a Comment